Bacaan Setahun: Ulangan 4-5
Pembahasan: Ulangan 4:1-40
Ayat Rhema:
"Sebab TUHAN, Allahmu, adalah api yang menghanguskan, Allah yang cemburu." — Ulangan 4:24
Kata " cemburu " dalam Ul. 4:24 berasal dari bahasa Ibrani qannā', yang menggambarkan kasih yang setia dan eksklusif. Tuhan menyebut diri-Nya Allah yang cemburu bukan karena egois, melainkan karena Dia telah mengikat perjanjian kasih dengan umat-Nya. Seperti seorang suami yang mengasihi istrinya dengan sungguh-sungguh, Tuhan tidak rela hati umat yang dikasihi-Nya menyerahkan kasih dan kesetiaan mereka kepada yang lain.
Allah tidak menghendaki kasih kita terbagi kepada yang lain, sebab apa pun yang menggantikan posisi-Nya akan menjauhkan kita dari sumber kehidupan. Berhala masa kini dapat berupa uang, kesibukan, ambisi, atau kenyamanan yang tanpa sadar menjadi lebih penting daripada Tuhan. Sebagai mempelai Kristus, marilah kita menjaga hati agar tetap menjadi milik-Nya sepenuhnya, sebab tidak ada kasih yang lebih setia daripada kasih Tuhan kepada kita.
Yang harus dilakukan
✅ Periksa hati dan singkirkan segala sesuatu yang mulai mengambil tempat Tuhan dalam hidup kita.
✅ Pelihara kasih yang mula-mula dan hubungan yang intim dengan Tuhan setiap hari.
Pokok Doa
“Tuhan Yesus, jagalah hatiku agar tetap setia kepada-Mu. Tolong aku menyingkirkan segala berhala dalam hidupku dan mengasihi-Mu dengan segenap hati setiap hari. Amin."
Tuhan Yesus memberkati berlimpah, limpah, dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church