Bacaan Setahun: Hakim-Hakim 8–9
Pembahasan: Hakim-Hakim 9:50–57
Ayat Rhema:
"Tetapi seorang perempuan menimpakan sebuah batu kilangan kepada kepala Abimelekh dan memecahkan batu kepalanya." — Hakim-hakim 9:53
Setiap orang boleh memiliki ambisi. Ambisi ibarat pedang bermata dua. Ambisi dapat menjadi dorongan untuk meraih tujuan, tetapi jika tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, ambisi dapat berubah menjadi kehancuran. Abimelekh ingin menjadi raja dengan cara yang keji, yaitu membunuh tujuh puluh saudaranya sendiri. Ambisinya yang salah akhirnya membawa malapetaka bagi dirinya.
Kisah ini mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak pernah membiarkan kejahatan tanpa penghakiman. Melalui seorang perempuan, Tuhan menjatuhkan Abimelekh dengan sebuah batu kilangan yang menghancurkan kepalanya. Firman Tuhan berkata, "Apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya" (Galatia 6:7). Karena itu, marilah kita meminta tuntunan Roh Kudus agar memiliki ambisi yang benar, yaitu ambisi yang bertujuan memuliakan nama Tuhan, bukan meninggikan diri sendiri.
Yang harus dilakukan
✅ Mintalah tuntunan Roh Kudus agar memiliki ambisi yang sesuai dengan kehendak Tuhan.
✅ Ingatlah bahwa setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.
Pokok Doa
"Tuhan Yesus, ajar saya untuk memiliki ambisi yang benar dan berkenan kepada-Mu. Jangan biarkan hati saya dikuasai oleh keinginan yang membawa kepada dosa. Amin.”
Selamat beribadah.
Tuhan Yesus memberkati berlimpah, limpah, dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church