Bacaan Setahun: Hakim-Hakim 4–5
Pembahasan: Hakim-Hakim 4:1–24
Ayat Rhema:
"Bukankah TUHAN, Allah Israel, memerintahkan demikian: Majulah, bergeraklah menuju gunung Tabor dengan membawa sepuluh ribu orang bani Naftali dan bani Zebulon bersama-sama dengan engkau," — Hakim-hakim 4:6b
Seorang pendaki tidak akan pernah mencapai puncak jika hanya berdiri di kaki gunung. Ia harus berani melangkah. Demikian pula Barak. Ia telah menerima perintah Tuhan untuk maju menghadapi Sisera, tetapi rasa takut membuatnya ragu. Namun Tuhan menegaskan bahwa kemenangan bukan bergantung pada kekuatan manusia, melainkan pada penyertaan-Nya.
Sering kali kita pun menunda karena merasa belum siap. Tuhan Yesus tidak menjanjikan jalan tanpa tantangan, tetapi Dia menjanjikan penyertaan-Nya. Iman bukan berarti tidak takut, tetapi tetap melangkah karena percaya kepada Tuhan Yesus. Saat kita taat mengambil langkah iman, Tuhan akan menyatakan pertolongan-Nya.
Keberanian adalah melangkah saat Tuhan sudah berfirman.
Yang harus dilakukan
✅ Berani melangkah saat Tuhan Yesus memimpin.
✅ Jangan biarkan rasa takut mengalahkan iman.
✅ Percaya pada penyertaan Tuhan dalam setiap langkah.
Pokok Doa
“Tuhan Yesus, berikan saya keberanian untuk melangkah dalam kehendak-Mu dan percaya pada penyertaan-Mu setiap hari. Amin.”
Tuhan Yesus memberkati berlimpah, limpah, dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church