Bacaan Setahun: Ester 9–10
Pembahasan: Ester 10:1–3
Ayat Rhema:
"Karena Mordekhai, orang Yahudi itu, menjadi orang kedua di bawah raja Ahasyweros, dan ia dihormati oleh orang Yahudi serta disukai oleh banyak sanak saudaranya, sebab ia mengikhtiarkan yang baik bagi bangsanya dan berbicara untuk keselamatan bagi semua orang sebangsanya." — Ester 10:3
Mordekhai adalah seorang Yahudi dari suku Benyamin yang tinggal di Susan dan menjadi paman sekaligus ayah angkat Ratu Ester. Ia pernah menyelamatkan nyawa Raja Ahasyweros dari rencana pembunuhan dan dengan tegas menolak sujud kepada Haman. Hal ini memicu kebencian Haman terhadap bangsa Yahudi. Namun, melalui keberanian dan kebijaksanaannya, Mordekhai akhirnya diangkat menjadi orang kedua di bawah Raja Ahasyweros.
Perjalanan hidup Mordekhai tidaklah mudah dan penuh ketidakpastian. Namun, ia tetap berani melangkah, setia mempertahankan imannya, dan mengusahakan kebaikan bagi bangsanya. Meskipun nama Tuhan tidak disebutkan secara langsung dalam Kitab Ester, pemeliharaan dan kuasa-Nya tetap nyata. Demikian juga dalam hidup kita, sekalipun terkadang kita merasa Tuhan seakan-akan tidak ada, tetaplah percaya. Tuhan dapat bekerja melalui cara dan waktu yang tidak terduga untuk menyatakan pertolongan-Nya.
Yang harus dilakukan
✅ Berani Melangkah: Jangan menunggu keadaan sempurna untuk mulai bertindak.
✅ Setia Berproses: Jalani setiap proses dengan tekun dan integritas.
✅ Percaya Waktu Tuhan: Lakukan yang terbaik dalam setiap tanggung jawab dan serahkan hasilnya kepada Tuhan.
Pokok Doa
“Tuhan, berikan kami ketekunan dan keberanian untuk terus setia berproses serta melakukan yang terbaik di tengah ketidakpastian hidup. Mampukan kami untuk menyerahkan segala keadilan ke dalam tanganMu, dan percaya bahwa Engkau senantiasa bekerja mendatangkan kebaikan pada waktuMu yang indah. Amin”
Tuhan Yesus memberkati berlimpah, limpah, dan limpah.
Salam Damai Sejahtera,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church