Skip to Content

BERATNYA HIDUP BUKAN AKHIR SEGALANYA

November 6, 2026 by
BERATNYA HIDUP BUKAN AKHIR SEGALANYA
gosyenblessingchurch

Bacaan Setahun: Ayub 7-8
Pembahasan: Ayub 7:1-21
Ayat Rhema:
" Manusia itu seperti dipaksa berjuang; hidupnya berat seperti hidup seorang upahan." — Ayub 7:1 (BIMK)

Ayub menggambarkan kehidupan manusia seperti masa kerja berat yang penuh pergumulan. Seperti seorang pekerja upahan yang menjalani hari-harinya dengan kerja keras sambil menantikan waktu beristirahat, demikian pula manusia dapat merasa lelah menghadapi kehidupan. Berbagai tantangan beratnya kehidupan membuat kita lelah, bahkan bertanya, mengapa Tuhan seolah-olah diam? Namun, beratnya kehidupan bukan berarti Tuhan meninggalkan kita.

Dalam perjalanan iman, transformasi, restorasi, dan menuju destinasi Tuhan, kita tidak selalu melewati keadaan yang mudah. Kristus sendiri menghadapi penderitaan dan ketidakadilan, tetapi tetap setia melakukan kehendak Bapa. Jangan biarkan beratnya hidup menghancurkan iman, mengubah karakter, dan menghentikan langkah kita dalam menggenapi tujuan Tuhan.

Yang harus dilakukan
✅ Tetap percaya: Berharap kepada Tuhan sekalipun belum memahami jalan-Nya. (Amsal 3:5–6)
✅ Jangan kehilangan karakter Kristus: Tetap hidup dalam kebenaran dan kasih. (1 Petrus 2:23; Roma 12:21)
✅ Tetap setia dalam proses Tuhan: Biarkan proses membentuk kedewasaan iman. (Yakobus 1:2–4)

Pokok Doa
“Tuhan Yesus, kuatkan kami ketika menghadapi kehidupan yang berat dan penuh ketidakpastian. Tolong kami agar tidak kehilangan iman, karakter, dan pengharapan kepada-Mu. Amin”

Tuhan Yesus memberkati berlimpah, limpah, dan limpah.

Salam Damai Sejahtera,
Tim Penggembalaan

Gosyen Blessing Church

BERATNYA HIDUP BUKAN AKHIR SEGALANYA
gosyenblessingchurch November 6, 2026
Tags
Archive