Bacaan Setahun: 2 Tawarikh 32-33
Pembahasan: 2 Tawarikh 32:24-33
Ayat Rhema:
"Tetapi Hizkia tidak berterima kasih atas kebaikan yang ditunjukkan kepadanya, karena ia menjadi angkuh, sehingga ia dan Yehuda dan Yerusalem ditimpa murka. "—2 Tawarikh 32:25
Tuhan ingin kita belajar, tidak hanya menang dalam keterpurukan (lihat kembali Renungan Harian tgl 29 September 2025), tetapi juga menang di saat hidup kita sedang diberkati. Hizkia adalah raja Yehuda yang takut akan Tuhan. Ia seorang raja yang diurapi dan mengalami banyak pembelaan Tuhan (menang menghadapi serangan musuh, menang atas sakit penyakit, bahkan diberkati dengan kekayaan dan kemuliaan yang sangat besar (Ay 27).
Miliki respon yang benar ketika hidup kita diberkati, dengan hati yang limpah dengan ucapan syukur kepada Tuhan dan menjaga hati dengan segala kewaspadaan. Janganlah menjadi angkuh dan sombong! Tuhan memberkati kita dengan tujuan Ilahi yaitu bersaksi menceritakan kebaikan dan kebesaran Tuhan kepada orang-orang di sekitar kita. Jadilah pribadi yang berdampak untuk menguatkan banyak orang melalui kesaksian kita, membantu dan menabur kasih bagi orang-orang lemah, seperti yang menjadi visi dari gereja kita, Gosyen Blessing yaitu diberkati untuk menjadi berkat. Jangan salah berespon ketika hidup dalam berkat Tuhan karena apapun yang kita sombongkan dengan angkuh, akan Tuhan ambil dari hidup kita.
Yang harus dilakukan
✅ Jangan sombong dan angkuh.
✅ Bersaksi bagi kemuliaan nama Tuhan.
✅ Menabur kasih dalam doa, daya dan harta kepada sesama dan pekerjaan Tuhan.
Pokok Doa
“Bapa, ajar saya untuk selalu hidup dalam kerendahan hati sebab saya tahu, saya ada sampai hari ini, semuanya hanyalah karena kasih dan anugerah Tuhan dalam hidup saya, Amin.”
Tuhan Yesus memberkati berlimpah, limpah, dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church