CORAM DEO

August 21, 2025 by
CORAM DEO
gosyenblessingchurch

Bacaan Setahun : 1 Raja-raja 22, 2 Tawarikh 18

Pembahasan       : 2 Tawarikh 18:1–34

Ayat Rhema :

Tetapi Mikha menjawab: "Demi TUHAN yang hidup, sesungguhnya, apa yang akan difirmankan Allahku, itulah yang akan kukatakan." –2 Tawarikh 18:13


“Hidup Coram Deo berarti hidup seumur hidup kita dalam hadirat Allah, di bawah otoritas Allah, dan untuk kemuliaan Allah.” – R.C. Sproul


Coram Deo berarti hidup dengan kesadaran bahwa Allah selalu hadir, melihat, dan menilai setiap langkah kita. Namun, Raja Ahab melakukan sebaliknya. Ia punya kuasa besar dan pengaruh besar, tetapi tidak hidup Coram Deo. Ia mengabaikan suara Tuhan melalui nabi Mikha dan lebih memilih suara mayoritas yang menyenangkan telinga dan hatinya, serta "menyiasati" kebenaran Tuhan. Akhirnya, keputusannya membawa celaka, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi orang yang dipimpinnya.


Bagaimana dengan kita? Apakah kita berani hidup Coram Deo—memperkarakan setiap keputusan di hadapan Tuhan? Atau kita masih memilih kompromi demi kenyamanan dan penerimaan manusia? Biarlah setiap kita menjadi pribadi seperti Mikha, dan itu adalah kerinduan Tuhan: pribadi yang berani berdiri teguh dalam imannya, menyuarakan kebenaran, melakukan-Nya dan setia kepada-Nya sampai akhir.


Yang harus dilakukan

✅ Perkarakan setiap keputusan kita di hadapan Tuhan, bukan hanya di hadapan manusia.

✅ Tetap setia pada kebenaran firman walaupun harus melawan arus dunia.


Pokok Doa

Tuhan, ajar aku hidup Coram Deo: selalu sadar akan hadirat-Mu, taat di bawah otoritas-Mu, dan setia untuk kemuliaan-Mu. Beri aku keberanian seperti Mikha untuk berdiri teguh pada kebenaran. Amin.


Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.


Salam bahagia,

Tim Penggembalaan

Gosyen Blessing Church

CORAM DEO
gosyenblessingchurch August 21, 2025
Tags
Archive