Bacaan Setahun : Mazmur 65-67,69-70
Pembahasan : Mazmur 69:1-36(37)
Ayat Rhema :
"Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali!" —Mazmur 69 : 32(33)
Ini adalah kelanjutan renungan harian tgl 22 Juni mengenai childish rohani, banyak orang berhenti pada rasa tidak layak dan tertolak. Namun kasih karunia Tuhan tidak berhenti di situ. Pemazmur menggambarkan pergumulan yang berat— dihina, ditinggalkan, dan seolah tenggelam dalam penderitaan . Tapi di tengah kesesakan itu, ia tetap berseru kepada Tuhan dan menaruh pengharapannya pada belas kasih Tuhan.
Inilah cermin iman yang dewasa: bukan karena tidak pernah jatuh, tetapi tahu bagaimana harus bangkit, dan tahu harus ke mana saat lemah.
Perjalanan dari luka batin menuju kepercayaan diri rohani adalah langkah iman. Tuhan tidak hanya memanggil kita keluar dari masa lalu, tetapi juga mengundang kita duduk semeja dengan-Nya—sebagai anak-anak yang dikasihi. Identitas baru kita adalah sebagai anak Allah. Saat kita percaya akan pemulihan Tuhan, hati kita “bangkit hidup kembali” dan kita pun berani, " confident ", melangkah sebagai pribadi yang dipulihkan dan diteguhkan.
Yang harus dilakukan
✅ Jangan biarkan rasa tidak layak menghalangi kasih Tuhan.
✅ Terus berseru kepada Tuhan dalam pergumulan.
✅ Bangun keberanian rohani—percaya bahwa kita dilayakkan karena kasih karunia, dan bukan karena prestasi pribadi.
Pokok Doa
"Tuhan, terima kasih Kau pulihkan aku, kuatkan aku, dan jadikan aku anak-Mu yang berjalan dengan keberanian rohani. Aku layak karena Engkau melayakkanku. Amin."
Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church