Bacaan Setahun : 1 Tawarikh 3 - 5
Pembahasan : 1 Tawarikh 4 : 1 - 43
Ayat Rhema :
Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: "Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!" Dan Allah mengabulkan permintaannya itu."—1 Tawarikh 4 : 10
Di tengah daftar silsilah Yehuda, terselip kisah Yabes—yang justru lebih dimuliakan Tuhan daripada saudara-saudaranya. Namanya berarti “ia penyebab rasa sakit”, namun ia tidak terjebak dalam latar belakangnya. Ia datang berseru kepada Tuhan dengan doa penuh iman, dan Tuhan menjawab. Dari Yabes kita belajar: doa yang disertai iman dan ketergantungan penuh pada Tuhan akan dikabulkan.
Ketika hidup terasa sulit dan menyakitkan, jangan menyerah. Doa bukan pelarian, tetapi kekuatan bagi orang percaya. Doa adalah satu-satunya cara untuk kita memperoleh pengharapan. Tuhan yang kita sembah adalah baik dan penuh kasih setia, kita takkan dibiarkan kita menjadi lemah—Dia akan memberkati, melindungi, dan akan membuka jalan.
Dia dekat dengan setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan. Tetaplah kuat beriman dan percaya, pegang janji-Nya, Tuhan akan mengubah kesakitan menjadi sukacita. (Maz.145:17-18)
Yang harus dilakukan
✅ Percaya akan rancangan Tuhan
✅ Memperkuat iman percaya pada Tuhan
✅ Saat kesakitan menimpa, percayalah Tuhan akan gantikan dengan sukacita.
Pokok Doa
"Ya Tuhan, ajari aku mengerti disaat kesesakan menghampiri hidupku, artinya Engkau mempunyai rancangan yang indah atas hidupku. Amin"
Tuhan Yesus Kristus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan