Bacaan Setahun : Amsal 30–31
Pembahasan : Amsal 30:1–33
Ayat Rhema :
"Semua firman Allah adalah murni. Ia adalah perisai bagi orang-orang yang berlindung pada-Nya"–Amsal 30:5
Amsal ini ditulis oleh Agur bin Yake yang berisi tentang pengakuan akan keterbatasan hikmat manusia. Ia menyadari bahwa hikmat sejati datangnya bukan dari kecerdasan seseorang, melainkan dari pengenalan akan Tuhan yaitu lewat firman Tuhan.
Manusia daging kita sangatlah lemah. Kenyataan hidup yang tidak sesuai dengan harapan kita seringkali membawa kita jatuh dalam dosa. Agur sendiri berdoa meminta agar dirinya dijauhkan dari kebohongan dan kecurangan. Kelemahan-kelemahan yang disadarinya bisa membuatnya tidak setia pada Tuhan.
Perisai iman kita adalah firman Tuhan. Firman Tuhan yang akan menjaga kita dari segala ancaman yang bisa membuat kita meninggalkan Tuhan.
Yang harus dilakukan
✅ Baca, renungkan dan terapkan firman Tuhan dalam kehidupan kita sehari-hari.
✅ Miliki kerendahan hati bahwa kita butuh hikmat dari Tuhan sendiri.
Pokok Doa
Tuhan, jauhkan dariku hati yang sombong. Aku mau hidup lewat firman-Mu. Aku percaya ketika firman itu hidup dalamku, maka perlindungan Tuhan nyata bagiku. Amin.
Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church