Bacaan Setahun: Hakim-Hakim 2–3
Pembahasan: Hakim-Hakim 2:6–23
Ayat Rhema:
"Setelah seluruh angkatan itu dikumpulkan kepada nenek moyangnya, bangkitlah sesudah mereka itu angkatan yang lain, yang tidak mengenal TUHAN ataupun perbuatan yang dilakukan-Nya bagi orang Israel." — Hakim-hakim 2:10
Sebuah obor hanya akan terus menyala jika apinya diteruskan kepada obor berikutnya. Jika tidak, terang itu akan padam. Itulah yang terjadi pada bangsa Israel. Setelah Yosua dan para tua-tua meninggal, muncullah generasi yang tidak lagi mengenal Tuhan dan melupakan karya-Nya. Bukan karena Tuhan berhenti berkarya, tetapi karena iman tidak lagi diwariskan dengan sungguh-sungguh.
Demikian juga kita, iman tidak boleh berhenti pada pengalaman pribadi. Tuhan Yesus memanggil kita untuk menjadi saksi yang menceritakan kasih, kuasa, dan kesetiaan-Nya kepada keluarga, anak-anak, dan generasi berikutnya. Iman yang tidak diwariskan perlahan akan dilupakan, tetapi iman yang terus dibagikan akan melahirkan generasi yang tetap mengenal Tuhan Yesus.
Warisan terbesar yang dapat kita tinggalkan bukanlah harta, melainkan iman kepada Tuhan Yesus.
Yang harus dilakukan
✅ Ceritakan kesaksian tentang kebaikan Tuhan kepada keluarga.
✅ Jadilah teladan dalam hidup dan iman setiap hari.
✅ Doakan generasi berikutnya agar tetap mengenal Tuhan Yesus.
Pokok Doa
"Tuhan Yesus, pakailah hidup saya untuk menjadi teladan dan mewariskan iman kepada generasi berikutnya. Biarlah mereka mengenal dan mengasihi Engkau seumur hidupnya. Amin.”
Tuhan Yesus memberkati berlimpah, limpah, dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church