Bacaan Setahun : Galatia 1–3
Pembahasan: Galatia 1:6–24
Ayat Rhema :
"Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus."–Galatia 1:12
Paulus menegaskan bahwa Injil yang ia terima bukan berasal dari manusia, tetapi dari wahyu Yesus Kristus. Pernyataan ini muncul karena jemaat Galatia sedang disusupi ajaran palsu—pengajaran yang mengacaukan dan bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus. Di sinilah bahaya ajaran palsu: tidak selalu terlihat jahat, justru sering tampak rohani, masuk akal, dan meyakinkan. Namun ketika keselamatan tidak lagi murni karena kasih karunia dari Tuhan melainkan hasil dari campur tangan serta pernyataan manusia. Sumber yang salah pasti menghasilkan pesan yang menyimpang.
Karena itu, orang percaya harus hidup dekat dengan Tuhan dan firman-Nya. Kita tidak bisa hanya mengandalkan kata orang, kepopuleran pengkhotbah, atau tren rohani. Ukurannya sederhana tapi tegas:
- Apakah Kristus tetap pusatnya?
- Apakah sesuai dengan firman Tuhan?
Roh Kudus menolong kita peka membedakan yang asli dan yang palsu.
Hari ini, mintalah hati yang mencintai kebenaran, supaya kita tetap berdiri di atas Injil yang murni —Injil yang menyelamatkan, membebaskan, dan memuliakan Kristus sepenuhnya.
Yang harus dilakukan
✅ Kenali injil dengan membaca serta merenungkan firman Tuhan setiap hari.
✅ Tidak terpengaruh oleh tren atau ajaran yang tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.
✅ Intim dengan Roh Kudus dan minta hikmat dari Tuhan untuk waspada dari ajaran yang menyesatkan.
Pokok Doa
Tuhan, ajari aku untuk terus hidup dalam kebenaran firman-Mu sehingga aku tidak goyah akan ajaran lain yang hendak menjauhkanku dari-Mu. Amin.
Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church