Bacaan Setahun: 2 Samuel 1–2
Pembahasan : 2 Samuel 2:1–7
Ayat Rhema:
"Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: "Apakah aku harus pergi ke salah satu kota di Yehuda?" Firman TUHAN kepadanya: "Pergilah." Lalu kata Daud: "Ke mana aku pergi?" Firman-Nya: "Ke Hebron."— 2 Samuel 2:1
Hebron dalam bahasa Ibrani: חֶבְרוֹן – Ḥevron, yang berarti "persekutuan" atau "persatuan". Di tempat inilah Daud melangkah dalam ketaatan, bukan dorongan ambisi. Sebelum tahta Israel menjadi miliknya sepenuhnya, Tuhan menempatkan dia di Hebron — bukan sebagai akhir, tapi sebagai permulaan yang diurapi. Di Hebron, Daud tidak hanya dimahkotai secara manusiawi, tapi diteguhkan secara ilahi.
Setiap kita juga memiliki “Hebron” — momen kecil, tempat tersembunyi, atau proses awal yang tampak biasa tapi sebenarnya adalah titik transisi. Jangan remehkan “Hebron” kita. Di sanalah Tuhan membentuk hati yang siap menerima janji-Nya.
Yang harus dilakukan
✅ Tunggulah pimpinan Tuhan dan mulai dari tempat yang Dia tunjuk.
✅ Hargai setiap proses persekutuan pribadi sebagai jalan menuju penggenapan janji-Nya.
Pokok Doa
"Tuhan, tuntun saya ke Hebron-Mu. Saya mau berjalan dalam pimpinan-Mu, setia dari awal sampai akhir. Amin."
Tuhan Yesus memberkati berlimpah, limpah, dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church