HIDUP DALAM RITME ILAHI

May 2, 2026 by
HIDUP DALAM RITME ILAHI
gosyenblessingchurch

Bacaan Setahun: Keluaran 15-16

Pembahasan: Keluaran 16:1-36

Ayat Rhema

“Enam hari lamanya kamu memungutnya, tetapi pada hari yang ketujuh ada sabat; maka roti itu tidak ada pada hari itu." —Keluaran 16:26


Tuhan bukan hanya menyediakan manna bagi Israel, tetapi juga menetapkan ritme hidup: enam hari mengumpulkan, satu hari berhenti. Ini menunjukkan bahwa pemeliharaan Tuhan tidak hanya berbicara tentang kecukupan, tetapi juga tentang keteraturan hidup yang selaras dengan kehendak-Nya. Tuhan ingin umat-Nya belajar bergantung setiap hari, sekaligus percaya bahwa hidup mereka tetap terpelihara bahkan saat mereka berhenti bekerja.


Di tengah dunia yang serba cepat dan penuh distraksi, banyak orang menjadi lelah tanpa sadar karena kebiasaan scrolling tanpa henti. Aktivitas terus berjalan, tetapi jiwa kehilangan ketenangan. Melalui prinsip Sabat, Tuhan mengajar bahwa berhenti bukanlah kelemahan, melainkan tindakan iman. Kita diingatkan bahwa hidup tidak ditentukan oleh seberapa sibuk kita, tetapi oleh seberapa dekat kita dengan Tuhan Yesus.


Yang harus dilakukan

✅️ Sisihkan waktu khusus setiap hari untuk “berhenti” sejenak dari kesibukan dan fokus kepada Tuhan.

✅️ Bangun ritme hidup yang seimbang antara bekerja, melayani, dan beristirahat dalam hadirat Tuhan.


Pokok Doa

Tuhan Yesus, ajar saya hidup dalam ritme-Mu. Di tengah kesibukan dan distraksi dunia ini, mampukan saya untuk berhenti dan menikmati hadirat-Mu. Amin.


Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.


Selamat beribadah.

Salam bahagia,

Tim Penggembalaan.

Gosyen Blessing Church.

HIDUP DALAM RITME ILAHI
gosyenblessingchurch May 2, 2026
Tags
Archive