Bacaan Setahun : 1 Raja-raja 20–21
Pembahasan : 1 Raja-raja 21:1–29
Ayat Rhema :
Jawab Nabot kepada Ahab: "Kiranya TUHAN menghindarkan aku dari pada memberikan milik pusaka nenek moyangku kepadamu!"–1 Raja-raja 21:3
Nabot adalah pemilik kebun anggur yang letaknya di samping istana Ahab, raja Samaria. Raja Ahab tertarik akan kebun anggur Nabot tersebut. Ketika raja Ahab menyatakan keinginannya untuk membeli atau menggantinya dengan kebun anggur yang lebih baik, Nabot menolaknya. Ia memegang prinsip bahwa warisan tanah nenek moyangnya adalah "milik pusaka" yang tidak bisa dijual. Padahal banyak alasan untuk menjualnya. Keuntungan yang besar dan relasi dengan seorang raja. Penolakan Nabot membawanya pada kematian tragis.
Demikian juga dengan iman kita. Iman adalah harta warisan rohani yang tidak ternilai. Seperti Nabot menjaga pusaka nenek moyangnya, kita pun dipanggil untuk menjaga dan menjadi teladan dalam beriman. Iman bukan untuk dijual atau ditukar dengan keuntungan dunia, melainkan untuk dijaga dengan setia sampai akhir. Di mata Tuhan, kesetiaan terhadap iman jauh lebih berharga daripada apa pun di dunia ini.
Yang harus dilakukan
✅ Pegang firman Tuhan meski berbeda dengan prinsip dunia.
✅ Jangan jual iman demi apapun.
✅ Percaya bahwa Tuhan melihat kesetiaan kita.
Pokok Doa
Tuhan, ajarku untuk setia seperti Nabot. Beri aku keberanian untuk menjaga imanku. Aku percaya Engkau melihat setiap hati yang setia. Amin
Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church