Bacaan Setahun: Bilangan 26–27
Pembahasan: Bilangan 27:1–11
Ayat Rhema:
"Kemudian mendekatlah anak-anak perempuan Zelafehad bin Hefer bin Gilead bin Makhir bin Manasye dari kaum Manasye bin Yusuf — nama anak-anaknya itu adalah: Mahla, Noa, Hogla, Milka dan Tirza — dan berdiri di depan Musa dan imam Eleazar, dan di depan para pemimpin dan segenap umat itu dekat pintu Kemah Pertemuan, serta berkata:” — Bilangan 27:1-2
Anak-anak perempuan Zelafehad hidup dalam keterbatasan. Menurut adat pada waktu itu, hak waris diberikan kepada anak laki-laki. Namun mereka tidak menyerah pada keadaan. Dengan iman dan keberanian, mereka datang menghadap Musa untuk memperjuangkan hak yang Tuhan sediakan bagi mereka.
Tuhan berkenan kepada iman mereka dan membuka jalan yang sebelumnya tertutup. Firman Tuhan mengajarkan bahwa iman tidak hanya percaya, tetapi juga berani melangkah. Jangan biarkan keadaan, kelemahan, atau masa lalu membatasi hidupmu. Ketika kita tetap percaya dan melangkah bersama Tuhan, Dia sanggup membuka jalan dan memberikan bagian yang telah disediakan-Nya.
Iman yang menembus batas adalah iman yang tetap melangkah meskipun keadaan terlihat mustahil.
Yang harus dilakukan
✅ Jangan menyerah pada keterbatasan yang ada.
✅ Melangkahlah dengan iman dan percayalah kepada Tuhan.
Pokok Doa
“Tuhan Yesus, kuatkan imanku untuk terus percaya dan melangkah bersama-Mu. Aku percaya tidak ada yang mustahil bagi-Mu. Amin."
Tuhan Yesus memberkati berlimpah, limpah, dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church