Bacaan Setahun : Matius 10-11
Pembahasan: Matius 11 : 1 - 30
Ayat Rhema:
"Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."—Matius 11 : 6
Tuhan Yesus menjawab murid-murid Yohanes Pembaptis yang diutus untuk menanyakan apakah Dia adalah Mesias yang dinantikan. Yohanes Pembaptis mengalami kekecewaan karena ia dipenjara. Di tengah tekanan dan penderitaannya ia mulai ragu: apakah Tuhan Yesus benar-benar Mesias atau harus menantikan yang lain. Padahal, dialah yang sebelumnya memproklamirkan bahwa Tuhan Yesus adalah Mesias. Melalui tindakan-tindakan-Nya, Tuhan Yesus menegaskan kehadiran-Nya sebagai Juruselamat yang dijanjikan sekaligus mengajarkan sikap hati dan keyakinan iman yang benar.
Dari kisah Yohanes Pembaptis, kita belajar untuk tidak menjadi kecewa kepada Tuhan, melainkan menguatkan iman dan kepercayaan kepada-Nya, sesulit apa pun masalah yang kita hadapi, bahkan ketika sepertinya tidak ada jalan keluar. Tetaplah percaya dan setia, jangan sampai hilang pengharapan, sebab Tuhan tidak membiarkan orang benar jatuh sampai tergeletak; Ia menopang kita di masa-masa sukar dan sanggup memulihkan apa yang hilang, mengganti masa-masa sulit dengan pemulihan dan sukacita. Amin. (Yoel 2:25–26)
Yang harus dilakukan
✅ Miliki iman yang kuat dalam Tuhan.
✅ Hanya mengandalkan Tuhan
✅ Percaya Tuhan pasti memberikan jalan keluar dan Pasti menolong kita.
Pokok Doa
Ya Tuhan, kuatkan aku untuk tetap percaya akan semua yang sudah Engkau rancangkan atas semua jalan hidupku, karena itu yang terbaik bagiku. Amin.
Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church