Bacaan Setahun: Imamat 19–20
Pembahasan: Imamat 19:1–37
Ayat Rhema:
"Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN."— Imamat 19:18
Sesama manusia bukan hanya orang yang dekat dengan kita, tetapi setiap orang yang Tuhan tempatkan dalam kehidupan kita. Melalui firman ini, Tuhan mengajarkan agar umat-Nya hidup dalam kasih, tidak menyimpan dendam, dan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Kasih harus nyata melalui perhatian, kepedulian, dan tindakan kepada sesama.
Mengasihi memang mudah diucapkan, tetapi tidak selalu mudah dilakukan. Dunia sering mengukur kasih dengan keuntungan dan kepentingan pribadi. Bahkan ada ungkapan, “Ada uang abang disayang, tidak ada uang abang ditendang.” Namun kasih yang diajarkan Tuhan berbeda. Kasih Kristus adalah kasih tanpa pamrih, kasih yang rela berkorban. Karena itu, kita dipanggil untuk belajar mengasihi, bahkan kepada orang yang membenci atau menyakiti kita sekalipun.
Kasih sejati tidak lahir dari keuntungan, tetapi dari hati yang mengenal Kristus.
Yang harus dilakukan
✅ Teladanilah kasih Tuhan Yesus yang tanpa pamrih.
✅ Belajar mengasihi dan menunjukkan perhatian kepada sesama, bahkan kepada orang yang sulit kita kasihi.
Pokok Doa
"Tuhan Yesus, berikan kami hati seperti hati-Mu, agar kami mampu mengasihi sesama seperti Engkau telah mengasihi kami. Amin."
Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church