KELUAR DARI ZONA NYAMAN

April 26, 2026 by
KELUAR DARI ZONA NYAMAN
gosyenblessingchurch

Bacaan Setahun: Keluaran 3–4

Pembahasan: Keluaran 4:1–17

Ayat Rhema:

"Oleh sebab itu, pergilah, Aku akan menyertai lidahmu dan mengajar engkau, apa yang harus kaukatakan." — Keluaran 4:12


Allah memanggil Musa dari semak yang menyala, tetapi ia merespons dengan rasa tidak layak dan takut karena keterbatasannya. Namun Tuhan tidak meniadakan kelemahan Musa—Dia justru menjanjikan penyertaan-Nya. Panggilan Tuhan sering membawa kita keluar dari zona nyaman, bukan karena kita sudah mampu, melainkan karena Dia yang memampukan setiap langkah kita.


Kebenaran ini juga terlihat dalam kisah Daniel Webster Whittle. Saat terluka dalam perang, ia diminta membacakan Firman bagi seorang prajurit yang sekarat, dan melalui momen itu hatinya sendiri dijamah Tuhan. Hidupnya berubah, ia meninggalkan kenyamanannya dan melayani Tuhan sepenuhnya. Dari pengalaman itu lahirlah lagu “Ku Heran, Allah Mau Memb’ri” , sebuah pengakuan iman bahwa ia percaya kepada Pribadi yang menyertainya. Seperti Musa dan Whittle, Tuhan tidak menunggu kita sempurna—Ia hanya mencari hati yang mau taat.


Panggilan Tuhan bukan tentang siapa kita, tetapi tentang siapa Dia yang menyertai kita.


Yang harus dilakukan

✅ Berani melangkah keluar dari zona nyaman saat Tuhan Yesus memanggil.

✅ Percaya bahwa Tuhan Yesus memampukan setiap kelemahan kita.


Pokok Doa

“Tuhan Yesus, beri saya keberanian untuk melangkah keluar dari zona nyaman saya dan percaya bahwa Engkau yang memampukan saya. Amin.”


Tuhan Yesus memberkati berlimpah, limpah, dan limpah.


Salam bahagia,

Tim Penggembalaan

Gosyen Blessing Church

KELUAR DARI ZONA NYAMAN
gosyenblessingchurch April 26, 2026
Tags
Archive