KETAATAN TANPA KOMPROMI

September 10, 2026 by
KETAATAN TANPA KOMPROMI
gosyenblessingchurch

Bacaan Setahun: 2 Raja-raja 14–15

Pembahasan: 2 Raja-raja 15:1–7

Ayat Rhema:

"Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, tepat seperti yang dilakukan Amazia, ayahnya. Namun demikian, bukit-bukit pengorbanan tidaklah dijauhkan. Bangsa itu masih mempersembahkan dan membakar korban di bukit-bukit itu."— 2 Raja-raja 15:3-4


Azarya, yang juga dikenal sebagai Uzia, menjadi raja Yehuda ketika berumur enam belas tahun dan memerintah selama lima puluh dua tahun di Yerusalem. Alkitab memberikan penilaian yang baik tentang dirinya: “Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN.” Namun, muncul dua kata yang penting: “Namun demikian.” Bukit-bukit pengorbanan tidak dijauhkan, sehingga masih ada praktik yang tidak ditertibkan sesuai dengan kehendak Tuhan.


Kisah ini mengingatkan kita bahwa kehidupan rohani bukan hanya tentang apa yang sudah kita lakukan dengan benar, tetapi juga kompromi apa yang masih kita biarkan dalam hidup kita. Kita dapat melayani Tuhan dan berbuat baik, tetapi masih memiliki bagian hidup yang belum sepenuhnya diserahkan kepada-Nya. Karena itu, jangan hanya bertanya, “Apakah saya sudah taat kepada Tuhan?" tetapi juga, “Apakah masih ada ‘namun demikian’ dalam hidup saya?” Beranilah membereskan setiap kompromi yang Tuhan tunjukkan melalui Firman-Nya.


Yang harus dilakukan

✅ Belajar taat kepada Allah dalam segala keadaan, sekalipun kita belum memahami seluruh maksud-Nya.

✅ Berani membereskan setiap kompromi yang Tuhan tunjukkan melalui Firman-Nya.


Pokok Doa

“Tuhan Yesus, tolong saya untuk tidak hanya melakukan hal-hal yang benar di hadapan-Mu, tetapi juga berani membereskan setiap kompromi yang masih saya pertahankan. Periksa hati saya jika masih ada bagian hidup yang belum saya serahkan sepenuhnya kepada-Mu. Amin.”


Tuhan Yesus memberkati berlimpah, limpah, dan limpah.


Salam bahagia,

Tim Penggembalaan

Gosyen Blessing Church

KETAATAN TANPA KOMPROMI
gosyenblessingchurch September 10, 2026
Tags
Archive