Bacaan Setahun : Ayub 10–13
Pembahasan : Ayub 13:1–28
Ayat Hafalan : Ayub 13:24
"Mengapa Engkau menyembunyikan wajah-Mu, dan menganggap aku sebagai musuh-Mu?"
Ada istilah dunia bahwa sahabat sejati adalah sahabat yang ada ketika kita berada pada titik terendah dalam hidup kita. Bukannya menolong, sahabat Ayub malah menuduh/menghakimi Ayub. Di puncak frustasinya perasaan Ayub campur aduk, antara merasa bahwa Tuhan tidak adil, kecewa, marah, iman dan permohonan. Di satu sisi Ayub merasa dirinya tidak bersalah, tapi di sisi lain dia merasa Tuhan tidak adil dan berdiam diri saja melihat penderitaannya.
Ketika tidak ada seorangpun yang peduli pada kita bahkan Tuhanpun seakan diam tak bergeming, kita harus terus mencari wajah Tuhan tanpa henti. Seperti Ayub yang tidak meninggalkan Tuhan tapi terus mencari Tuhan. Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, Dia selalu ada memberi kita kekuatan bahkan jalan keluar sesuai dengan waktu Tuhan.
Yang harus dilakukan
1. Berhenti protes, marah, kecewa pada Tuhan ketika dalam pergumulan.
2. Terus cari wajah Tuhan.
3. Miliki iman bahwa Tuhan pemilik hidup kita akan membawa kita pada jalan keluar.
Pokok Doa
Tuhan, hanya Engkau sahabat sejatiku. Kau ada di setiap musim hidupku. Aku percaya di dalam Engkau ada jalan keluar dan kemenangan. Amin.
Tuhan Yesus memberkati berlimpah, limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church