Bacaan Setahun : 2 Raja-raja 5–6
Pembahasan : 2 Raja-raja 5:1–27
Ayat Rhema :
"Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir"–2 Raja-raja 5:14
Naaman, panglima Aram yang dihormati dan berhasil, menderita kusta—penyakit memalukan yang tak tersembuhkan. Saat mendengar ada nabi Allah di Israel, ia pun datang mencari pertolongan. Elisa, hamba Tuhan, tidak menemuinya langsung, tetapi hanya mengirim pesan agar Naaman mandi tujuh kali di Sungai Yordan. Awalnya Naaman marah karena Sungai Yordan dianggap kotor dan lebih buruk dibanding sungai-sungai di negerinya. Namun melalui bujukan pegawainya, akhirnya ketika ia menuruti perintah Tuhan, mujizat pun terjadi—Naaman sembuh total dari kustanya.
Sama seperti Naaman, sering kali kita menantikan mujizat Tuhan dengan cara kita sendiri. Namun mujizat Tuhan selalu terkait dengan ketaatan kita pada firman-Nya. Bagian Tuhan adalah menyediakan kuasa-Nya, sedangkan bagian kita adalah dengar dan taat. Ketika kita mau rendah hati mendengar suara-Nya dan berani melangkah taat meski tidak seperti yang kita bayangkan atau tidak masuk akal, di situlah kuasa Tuhan dinyatakan.
Yang Harus Dilakukan
✅ Belajar peka untuk mendengar apa yang Tuhan kehendaki.
✅ Taat melakukan firman Tuhan, meski tidak sesuai dengan logika atau kehendak pribadi.
Pokok Doa
Tuhan, ajar aku untuk selalu mendengar suara-Mu dan hidup dalam ketaatan. Aku percaya, ketika aku taat, mujizat-Mu akan nyata dalam hidupku. Amin.
Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church