KUSTA (Ketika Hidup Benar Dianggap Aneh oleh Dunia yang Cemar)

May 21, 2026 by
KUSTA (Ketika Hidup Benar Dianggap Aneh oleh Dunia yang Cemar)
gosyenblessingchurch

Bacaan Setahun: Imamat 13-14

Pembahasan: Imamat 13:1-46

Ayat Rhema:

"Orang yang sakit kusta harus berpakaian yang cabik-cabik, rambutnya terurai dan lagi ia harus menutupi mukanya sambil berseru-seru: Najis! Najis!" — Imamat 13:45


Kusta dalam Imamat bukan sekadar penyakit kulit, tetapi gambaran tentang sesuatu yang menular, merusak perlahan, dan mencemari. Secara rohani, kusta melambangkan dosa, kompromi, kepahitan, hawa nafsu, dan hati yang kehilangan kepekaan terhadap Tuhan. Ironisnya, dunia hari ini yang sebenarnya sedang dipenuhi “kusta rohani” justru menganggap kehidupan kudus sebagai sesuatu yang aneh.


Saat seseorang hidup benar dan takut akan Tuhan, ia dianggap terlalu rohani, tidak fleksibel, bahkan aneh. Hari-hari ini banyak orang tidak lagi merasa "najis" saat berdusta, hidup dalam kompromi, atau mencintai dunia melebihi Tuhan. Inilah tanda hati yang mulai mati rasa terhadap dosa. Terang memang selalu membuat gelap merasa tidak nyaman. Karena itu, jangan heran bila hidup benar kadang membuat kita dijauhi atau dianggap “berlebihan.” Jangan sampai demi diterima dunia, kita justru ikut tertular “kusta rohani” zaman ini.


Tuhan memanggil kita bukan untuk serupa dengan dunia, tetapi menjadi terang di tengah dunia yang gelap.


Yang harus dilakukan

✅ Menjaga hati tetap peka terhadap dosa.

✅ Tidak berkompromi demi diterima lingkungan.

✅ Tetap hidup dalam terang dan kekudusan Tuhan.


Pokok Doa

“Tuhan Yesus, mampukan kami tetap hidup benar di tengah dunia yang cemar. Saat dunia menganggap kekudusan sebagai sesuatu yang aneh, biarlah kami tetap setia dan tidak kehilangan terang-Mu. Amin.”


Tuhan Yesus memberkati berlimpah, limpah, dan limpah.


Salam bahagia,

Tim Penggembalaan

Gosyen Blessing Church

KUSTA (Ketika Hidup Benar Dianggap Aneh oleh Dunia yang Cemar)
gosyenblessingchurch May 21, 2026
Tags
Archive