Bacaan Setahun: 2 samuel 4-5
Pembahasan: 2 Samuel 5:1-25
Ayat Rhema:
Maka bertanyalah Daud kepada TUHAN, dan Ia menjawab: "Janganlah maju, tetapi buatlah gerakan lingkaran sampai ke belakang mereka, sehingga engkau dapat menyerang mereka dari jurusan pohon-pohon kertau."—2 Samuel 5:23
Sering kali kita menganggap keberhasilan adalah hasil dari kerja keras kita. Padahal, kalau Tuhan tidak memberikannya, maka sia-sialah segala usaha kita. Demikian juga Daud berhasil karena penyertaan dan pengurapan Allah. Ketika orang-orang Filistin berusaha menghabisi nyawanya, Daud tidak gegabah. Ia bertanya kepada Tuhan dan mendapatkan strategi perang yang berbeda pada setiap serangan. Daud melakukan seperti yang diperintahkan Tuhan kepadanya, maka ia memukul kalah orang Filistin.
Ayat ini memberi pelajaran kepada kita sebagai umat Tuhan untuk tidak mengambil langkah tanpa bertanya terlebih dahulu kepada Allah. Kita harus menjadikan Allah sebagai penuntun atau kompas dalam kehidupan kita. Sebagai kompas, Allah pasti akan membawa kita berjalan di dalam rencana-Nya.
Mari selalu andalkan Tuhan dalam setiap pengambilan keputusan dalam hidup kita, sekecil apa pun perkaranya. Percayalah bahwa Ia akan memberikan "happy ending" selama kita mengandalkan Dia dan taat kepada otoritas-Nya.
Yang harus dilakukan
✅ Jadikan Allah sebagai penuntun atau kompas dalam kehidupan kita.
✅ Andalkan Tuhan dalam setiap pengambilan keputusan dalam hidup kita, sekecil apa pun perkaranya.
Pokok Doa
Tuhan Yesus, Engkau adalah kompas dalam hidup saya. Biarlah hidup saya selalu berjalan dalam rencana-Mu. Amin.
Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan.
Gosyen Blessing Church.