Bacaan Setahun : Ratapan 3
Pembahasan: Ratapan 3:1-66
Ayat Rhema :
"Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! "–Ratapan 3:22-23
Kita hidup di zaman yang serba cepat, tapi juga penuh tekanan. Banyak orang terjebak dalam belenggu overthinking, keinginan diri, dan pencarian jati diri yang melelahkan . Kadang hidup terasa gelap — target nggak tercapai, hubungan retak, atau rasa gagal terus menghantui. Tapi justru di tengah semua itu, Tuhan mau kita sadar: kasih setia-Nya "nggak" pernah habis. Sama seperti matahari yang selalu terbit dan "nggak" pernah terlambat, Tuhan juga selalu tepat waktu. Dia tahu kapan harus bertindak, kapan harus diam, dan kapan harus memulihkan.
Cahaya pagi adalah tanda nyata kasih setia Tuhan. Saat kita bisa bangun pagi, itu bukan cuma rutinitas, tapi bukti kalau Tuhan masih mengasihi kita. Ia memberi kesempatan baru untuk berubah dan bertumbuh. Jangan pernah menyerah, bangunlah dengan pengharapan dan berdirilah dengan iman diatas dua kaki — kesetiaan dan ketekunan. Saat kita tetap setia meski keadaan sulit, dan tekun meski hasil belum kelihatan. Kasih-Nya selalu lebih terang dari kegelapan apa pun, dan rahmat-Nya selalu cukup untuk memulai lagi hari ini.
Yang harus dilakukan
✅ Mulailah setiap pagi dengan kesadaran bahwa Tuhan mengasihi kita.
✅ Latih kesetiaan dan ketekunan dalam hal kecil.
✅ Percayalah bahwa waktu Tuhan selalu tepat.
Pokok Doa
Tuhan Yesus, ajarku berdiri teguh dalam iman — setia dan tekun menghadapi setiap musim hidupku. Biarlah hari ini aku melangkah dengan pengharapan yang baru di dalam Engkau. Amin.
Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church