Bacaan Setahun: 2 Tawarikh 16–17
Pembahasan : 2 Tawarikh 16:1-14
Ayat Rhema:
"Pada tahun ketiga puluh sembilan pemerintahannya Asa menderita sakit pada kakinya yang kemudian menjadi semakin parah. Namun dalam kesakitannya itu ia tidak mencari pertolongan TUHAN, tetapi pertolongan tabib-tabib."—2 Tawarikh 16:12
Pada awal pemerintahannya, Raja Asa hidup berkenan kepada Allah. Namun, ketika ditegur oleh nabi Hanani, ia justru marah dan memenjarakannya. Ketika Asa menderita sakit keras pada kakinya, Raja Asa menolak untuk mencari pemulihan atau memohon belas kasihan dari TUHAN.
Ketika seseorang menghadapi masalah, baik sakit penyakit, krisis keuangan, maupun pergumulan hidup, namun dengan sengaja menyingkirkan Tuhan dan hanya mengandalkan manusia, ia sedang jatuh ke dalam dosa. Sebab, ketika kita lebih mengutamakan ciptaan daripada Sang Pencipta, kita sedang menempatkan manusia di atas Tuhan, dan hal itu menyakiti hati-Nya .
Alkitab tidak melarang kita berobat kepada dokter atau mencari bantuan medis. Tetapi dosa Asa terletak pada pemberontakan dan kesombongan hatinya.
Yang Harus Dilakukan:
1. Selalu mencari Tuhan terlebih dahulu dalam setiap masalah dan keputusan.
2. Merendahkan hati serta mau menerima teguran dan nasihat dari firman Tuhan.
3. Menyerahkan setiap pergumulan kepada Tuhan dan tidak mengandalkan kekuatan sendiri.
Pokok Doa:
Tuhan Yesus, berikan kami untuk selalu mengutamakan Engkau dan berikan kami kerendahan hati untuk menerima teguran, serta mau tetap percaya kepada-Mu dalam setiap masalah dan pergumulan hidup kami, Amin.
Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam Damai Sejahtera,
Tim Penggembalaan.
Gosyen Blessing Church