Bacaan Setahun: Amsal 27 - 29
Pembahasan : Amsal 29 : 1 - 27
Ayat Hafalan : Amsal 29 : 11
Orang bebal melampiaskan seluruh amarahnya, tetapi orang bijak akhirnya meredakannya.
Kitab Amsal memberikan perbandingan antara orang bebal dan orang bijak. Orang bebal akan melampiaskan kemarahannya, sedangkan orang bijak akan meredakan amarahnya. Disini kitab Amsal berbicara tentang karakter manusia, dengan kata lain, orang bijak melatih pengendalian diri dan mampu menenangkan emosi.
Sama halnya dengan kehidupan ini terkadang kita mudah sekali terpancing emosi, sehingga amarah dalam diri kita meluap keluar. Kemarahan itu ibarat api yang menyala jika dibiarkan akan membakar apa saja yang ada di sekitarnya dan sulit dipadamkan, karena itu kita harus dapat mengalahkan amarah kita dan tidak membiarkan amarah mengendalikan kehidupan kita. Marilah kita mengalahkan amarah kita dengan berdoa kepada Tuhan untuk diberikan kekuatan. ( Yakobus 1:19-20 )
Yang harus dilakukan
Menjadi pribadi yang kuat serta mampu mengendalikan emosi dalam situasi apapun.
Pokok Doa
Tuhan, ajari aku untuk dapat mengatasi amarah sebelum amarah itu menghancurkan hidup aku. Amin.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church