Bacaan Setahun : 2 Raja-raja 12–13, 2 Tawarikh 24
Pembahasan : 2 Tawarikh 12:1–21
Ayat Rhema :
"Yoas melakukan apa yang benar di mata TUHAN seumur hidupnya, selama imam Yoyada mengajar dia"–2 Raja-raja 12:2
Yoas menjadi raja pada usia yang sangat muda. Selama imam Yoyada hidup, ia berjalan dalam kebenaran bahkan berinisiatif membangun rumah Tuhan. Namun, Alkitab juga mencatat bahwa ketaatan Yoas ternyata sangat bergantung pada pengaruh Yoyada. Setelah Yoyada meninggal, Yoas berbalik kepada penyembahan berhala, dan akhir hidupnya pun tragis.
Kisah ini mengingatkan kita bahwa iman yang sejati harus berakar di dalam Tuhan sendiri, bukan pada manusia (Kol 2:7). Jika iman kita hanya bergantung pada figur rohani, ketika mereka tidak ada, kita mudah goyah. Yesus berkata bahwa orang yang mendengar dan melakukan firman-Nya sama seperti orang bijak yang mendirikan rumah di atas batu karang (Mat. 7:24–25). Iman yang berakar kuat akan membuat kita tetap berdiri teguh dalam segala situasi, baik ada pengaruh orang lain atau tidak.
Yang harus dilakukan
✅ Miliki hubungan pribadi dengan Tuhan yang kuat.
✅ Miliki ketaatan yang timbuk dari hati kita. Bukan taat ketika ada pemimpin rohani saja.
Pokok Doa
Tuhan, aku tidak mau imanku hanya bergantung pada manusia. Ajarku membangun hubungan pribadi yang kuat dengan-Mu agar imanku berakar kuat dalam-Mu. Amin.
Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church