Bacaan Setahun: Bilangan 30–31
Pembahasan: Bilangan 31:1–16
Ayat Rhema:
"Bukankah perempuan-perempuan ini, atas nasihat Bileam, menjadi sebabnya orang Israel berubah setia terhadap TUHAN dalam hal Peor, sehingga tulah turun ke antara umat TUHAN.” — Bilangan 31:16
Ayat ini menjadi peringatan keras bahwa cinta akan uang, kehormatan, dan kedudukan dapat membutakan hati nurani seseorang. Bileam, yang awalnya dikenal sebagai seorang nabi, akhirnya berkompromi dengan musuh untuk menjerat bangsa Israel ke dalam penyembahan berhala dan dosa percabulan di Baal-Peor. Akibatnya, ia mengalami akhir hidup yang tragis bersama bangsa Midian.
Berbeda dengan Bileam, Musa tetap menyelesaikan tugas yang Tuhan percayakan kepadanya dengan setia sampai akhir hidupnya. Meskipun ia pernah gagal dan harus menerima konsekuensinya, Musa tidak berhenti menaati Tuhan. Perintah untuk melaksanakan pembalasan terhadap Midian menjadi salah satu tugas terakhir yang ia selesaikan sebelum meninggal. Kisah ini mengingatkan kita bahwa Tuhan mau orang-orang tetap setia sampai akhir dan bahaya fatal dari kompromi terhadap dosa.
Karena itu, marilah kita menjaga kemurnian hati di hadapan Tuhan dan mengandalkan pertolongan Roh Kudus agar tetap teguh dalam iman sampai garis akhir.
Yang harus dilakukan
✅ Menyelesaikan setiap tugas yang Tuhan percayakan dengan setia dan tuntas.
✅ Menghancurkan akar dosa serta tidak lagi berkompromi dengannya.
Pokok Doa
“Tuhan Yesus, tolong mampukan saya untuk hidup kudus di hadapan-Mu dan tetap setia kepada-Mu sampai akhir. Amin."
Tuhan Yesus memberkati berlimpah, limpah, dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church