Bacaan Setahun: Matius 20–21
Pembahasan: Matius 20:20–28
Ayat Rhema:
"sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."— Matius 20:28
Yesus mengajarkan makna pelayanan sejati melalui teladan hidup-Nya. Ketika para murid masih memikirkan posisi dan kekuasaan, Yesus justru menegaskan bahwa kebesaran di Kerajaan Allah diukur dari kerendahan hati dan kesediaan untuk melayani. Siapa yang ingin menjadi besar di hadapan Allah harus menjadi pelayan bagi sesama, bahkan rela berkorban seperti Kristus sendiri.
Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa hidup sebagai umat Tuhan bukanlah tentang mengejar kemuliaan atau kepentingan duniawi, melainkan tentang melayani dengan hati yang tulus. Kita dipanggil untuk meneladani kasih Kristus yang rela menyerahkan diri demi keselamatan banyak orang. Mari jalani setiap tanggung jawab pelayanan dengan setia, menjadikan hidup kita cermin kasih Kristus yang melayani tanpa syarat.
Yang harus dilakukan
✅ Jadilah pelayan Tuhan yang rendah hati dan rela berkorban.
✅ Jadikan hidup kita cerminan kasih Kristus yang melayani tanpa pamrih.
Pokok Doa
"Tuhan, terima kasih atas firman-Mu yang mengingatkan kami akan panggilan sebagai pelayan. Bentuklah hati kami agar selalu rendah hati dan setia dalam melayani. Amin."
Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church