Bacaan Setahun : 2 Tawarikh 35, Nahum
Pembahasan: 2 Tawarikh 35:1–27
Ayat Rhema :
"Tetapi Yosia tidak berpaling dari padanya, melainkan menyamar untuk berperang melawan dia. Ia tidak mengindahkan kata-kata Nekho, yang merupakan pesan Allah, lalu berperang di lembah Megido."–2 Tawarikh 35:22
Raja Yosia dikenal sebagai raja yang menghidupkan kembali ibadah kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh. Disini kita bisa tahu bahwa Yosia merayakan Paskah yang belum pernah diadakan sejak jaman nabi Samuel. Hal ini mencerminkan ketaatan Yosia akan perintah Tuhan. Tetapi di akhir hidupnya, Yosia gagal mengenali suara Tuhan lewat Nekho–raja Mesir. Akibatnya raja Yosia mati di tengah peperangan.
Taat dan peka akan suara Tuhan adalah 2 hal yang sangat penting bagi kita. Ketaatan tanpa kepekaan akan berujung pada kesalahan dalam mengambil keputusan. Kepekaan tanpa ketaatan membuat kita hanya mendengar tetapi tidak melakukan apapun. Tuhan rindu kita untuk taat akan firman Tuhan dan peka akan suara Roh Kudus.
Yang harus dilakukan
✅ Taat penuh akan firman Tuhan.
✅ Melatih telinga rohani kita untuk mampu mendengar suara Tuhan bahkan lewat sesuatu atau seseorang yang tidak kita duga.
Pokok Doa
Tuhan, bawa aku untuk selalu dekat denganMu. Kerinduanku adalah menyenangkan hati-Mu dengan tetap taat dan peka mendengar suara-Mu. Amin.
Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church