Bacaan Setahun : Kisah Para Rasul 17
Pembahasan: Kisah Para Rasul 17 : 1-34
Ayat Rhema:
Ia menerangkannya kepada mereka dan menunjukkan, bahwa Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati, lalu ia berkata: "Inilah Mesias, yaitu Yesus, yang kuberitakan kepadamu."—Kisah Para Rasul 17 : 3
Paulus dan Silas tetap memberitakan Injil di tengah penganiayaan dan iri hati di Tesalonika, menunjukkan kesetiaan dalam panggilan Tuhan. Di Athena, Paulus tidak menghakimi, tetapi memakai “mezbah kepada Allah yang tidak dikenal” sebagai jembatan untuk memperkenalkan Tuhan yang benar. Ia memberitakan kebangkitan Yesus Kristus sebagai bukti penghakiman dan keselamatan, yang membedakan iman Kristen dari penyembahan berhala. Meskipun tidak semua orang dapat menerima, sebagian ada yang mengejek, beberapa orang percaya. Ini mengajarkan bahwa tugas kita adalah memberitakan, sedangkan hasilnya ada di tangan Tuhan.
Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk tetap menjadi saksi Kristus sekalipun menghadapi tantangan, penolakan, dan ejekan. Percayalah Tuhan yang memampukan dan memberi hikmat agar kita dapat menyampaikan kebenaran Firman Tuhan dengan tepat. Bagian kita hanyalah setia menyampaikan Firman-Nya, dan biarlah Tuhan yang menyempurnakannya.
Saat kita melakukan bagian kita, percayalah Tuhan yang setia akan memelihara hidup kita, menyertai langkah kita, serta memenuhi kita dengan sukacita, damai sejahtera dan kemuliaan dari Tuhan. Amin. ( Yes 43:10-11 )
Yang harus dilakukan
✅ Setia bersaksi untuk Tuhan.
✅ Kuatkan iman percaya.
✅ Tetap kuat tidak goyah dan percaya ada Tuhan yang menuntun.
Pokok Doa
Ya Tuhan, penuhiku dengan Firman-Mu supaya perkataanku adalah perkataan yang ingin Engkau katakan, jadikan aku alat-Mu yang baik. Amin.
Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church