Bacaan Setahun: Imamat 3–4
Pembahasan: Imamat 4:1–35
Ayat Rhema:
"Katakanlah kepada orang Israel: Apabila seseorang tidak dengan sengaja berbuat dosa dalam sesuatu hal yang dilarang TUHAN dan ia memang melakukan salah satu dari padanya,"— Imamat 4:2
Perikop ini mengajarkan bahwa dosa, sekalipun dilakukan tanpa sengaja, tetap membutuhkan pendamaian di hadapan Allah yang kudus. Pada zaman Perjanjian Lama, setiap orang yang berdosa harus membawa korban penghapus dosa sebagai tanda pertobatan dan pemulihan hubungan dengan Tuhan.
Dalam Perjanjian Baru, korban penghapus dosa itu telah digenapi melalui pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib. Karena itu, kita dipanggil untuk hidup hati-hati dan tidak bermain-main dengan dosa. Saat kita jatuh dalam kesalahan, baik sengaja maupun tidak, datanglah segera kepada Tuhan dan mintalah pengampunan-Nya.
Anugerah bukan alasan untuk hidup sembarangan, melainkan kesempatan untuk hidup benar dan kudus di hadapan-Nya.
Yang harus dilakukan
✅️ Jangan main-main dengan dosa! Sekecil apapun dosa selalu membawa kepada penderitaan.
✅️ Kerjakan keselamatan dengan takut dan gentar dengan hidup benar dan kudus.
Pokok Doa
"Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah menjadi korban penghapus dosa saya. Tolong saya hidup benar dan kudus di hadapan-Mu. Amin."
Selamat beribadah.
Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church