Bacaan Setahun : Ayub 6–9
Pembahasan : Ayub 7:1–21
Ayat Hafalan : Ayub 7:17-18
"Apakah gerangan manusia, sehingga dia Kauanggap agung, dan Kauperhatikan, dan Kaudatangi setiap pagi, dan Kauuji setiap saat?"
Ayub, seorang yang saleh, jujur dan takut akan Tuhan. Tidak ada satupun manusia di bumi ini yang seperti dia (Ay 1:8). Ayub juga orang terkaya di daerahnya. Dengan semua yang dimilikinya itu tidak membuatnya lolos dari ujian Tuhan. Diapun juga mengalami ujian dari Tuhan. Keluh kesah dan rasa putus asa menimpa Ayub.
Ketika kita mengalami masalah yang bukan disebabkan oleh kesalahan kita biasanya kita akan merasa marah dan kecewa bahkan mundur dari Tuhan. Belajar dari kisah Ayub, kita semua anak kesayangan Tuhan. Tuhan memperhatikan dan menguji kita. Tuhan menguji seberapa besar cinta kita kepada-Nya ketika kita dihadapkan pada yang namanya MASALAH/PENDERITAAN. Apakah kita masih tetap setia dan percaya akan Tuhan atau meninggalkan Tuhan? Ketika dalam ujian, tetap miliki pengharapan, kesabaran dan tekun dalam doa. (Roma 12:12)
Yang harus dilakukan
1. Jangan putus asa. Bersukacita dalam pengharapan.
2. Sabar dalam kesesakan.
3. Bertekun dalam doa.
Pokok Doa
Tuhan apapun yang terjadi di hidupku, aku tetap berkata Engkau sumber kuatku. Bahkan dengan iman aku berkata kejadianku dahsyat dan ajaib. Masih ada mujizat di dalam-Mu. Amin
Tuhan Yesus memberkati berlimpah, limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan
Gosyen Blessing Church