Bacaan Setahun: Kejadian 19-20
Pembahasan: Kejadian 20:1-18
Ayat Rhema
Tetapi pada waktu malam Allah datang kepada Abimelekh dalam suatu mimpi serta berfirman kepadanya: "Engkau harus mati oleh karena perempuan yang telah kauambil itu; sebab ia sudah bersuami." —Kejadian 20:3
Abraham takut kepada manusia, bukan kepada Allah, sehingga ia kembali mengulang kesalahan yang pernah dilakukan saat di Mesir bersama Firaun (Kej. 12:13). Dosa yang tidak dibereskan di hadapan Tuhan tidak hilang—ia hanya menunggu kesempatan untuk muncul kembali. Kasih karunia Tuhan nyata karena Ia tetap menjaga dan melindungi, bahkan saat Abraham lemah.
Namun, kasih karunia bukan alasan untuk tetap tinggal dalam kesalahan, melainkan kesempatan untuk bertobat dan berubah.
Di sisi lain, dunia sering kali terlihat tidak takut Tuhan, tetapi Tuhan tetap berkuasa. Ia dapat menegur dan membatasi kejahatan, bahkan melalui orang yang tidak mengenal-Nya. Ironisnya, orang luar bisa menunjukkan takut akan Tuhan, sementara orang percaya justru hidup dalam ketakutan yang salah. Karena itu, hiduplah dalam takut akan Tuhan, bukan takut kepada manusia.
Yang harus dilakukan
✅ Percaya bahwa Tuhan kita, Tuhan Yesus, setia menjaga perjanjian-Nya, bahkan saat kita lemah.
✅ Bereskan setiap “dosa lama” yang terus berulang dalam hidup kita.
✅ Hiduplah dalam takut akan Tuhan.
Pokok Doa
Tuhan Yesus, di tengah dunia yang tidak takut akan Engkau, ajar kami untuk tetap hidup dalam takut akan Engkau. Ketika iman kami lemah, ingatkan kami bahwa Engkau tetap setia. Amin.
Tuhan Yesus memberkati berlimpah-limpah dan limpah.
Salam bahagia,
Tim Penggembalaan.
Gosyen Blessing Church.